Lea Simanjuntak Rilis Music Video Excluxive “Ruang Dihatimu”

Lea Simanjuntak (istimewa)

 

Jakarta, DJC – Penyanyi bersuara powerfull, Lea Simanjuntak baru saja merilis single terbaru bertajuk ‘Ruang Dihatimu’ dan disusul dengan peluncuran music video (MV) untuk lagu tersebut. Disutradari Alain Goenawan dan Calengklik (Galih Pratama), sedangkan Lea sendiri bertindak sebagai produser eksekutif dan didukung Nur Satriatama sebagai produser. MV ini tampil cukup exclusive dengan pendekatan produksi hibrida yang memadukan rekaman langsung, teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif, dan elemen 3D. Apalagi dalam visualnya menampilkan komedian Agak Laen yang dilibatkan sebagai bintang tamu.

            Dalam MV ini, visualnya menghadirkan Lea dalam rangkaian lanskap, mulai dari padang bunga dan gurun pasir hitam hingga pantai senja dan hutan berkabut. Penampilan Lea dan para pemain direkam secara langsung, sementara lingkungan visual dikembangkan dengan bantuan AI dan dipadukan melalui proses komposit serta pengolahan 3D.

Bagi Lea, ‘Ruang Dihatimu’ menggambarkan fase ketika seseorang merasa terjebak, jenuh, dan hampir putus asa, lalu menemukan momen tak terduga yang mengembalikan semangat untuk melangkah dan merasa dicintai. Pesan itu berpadu dengan keberanian membuka hati kembali, menerima kehadiran seseorang, dan memberi ruang tanpa kehilangan diri sendiri.

            Saat menggelar launching MV ini, di sebuah coffee shop bilangan Cipete, Jakarta Selatan (17/09/26), Lea menyebut proses syutingnya sebagai pengalaman yang unik, termasuk saat menjalani pengambilan gambar di dalam air untuk memadukan unsur nyata dan visual berbantuan AI. Ia juga menyambut antusias gagasan tim Riverbrick untuk mengajak teman-teman dari Agak Laen terlibat dalam proyek ini. Menurutnya, kedekatan yang telah terjalin menjadi modal untuk menghadirkan karya yang terasa alami. “Capek, tapi menyengkan, dan juga seru. Aku cukup puas saat melihat hasilnya.” Imbuh penyanyi yang pernah berkolabotasi dengan musisi sekelas David Foster ini.

Sedangkan menurut kedua sutradara yang menggarap MV ini, perpaduan AI dan aset 3D memungkinkan adegan kompleks maupun surealis diwujudkan pada tahap pascaproduksi dengan penggunaan anggaran yang lebih efisien. Rekaman asli menjadi acuan untuk mempertahankan gerakan, ekspresi, dan komposisi subjek, sementara AI membantu mengembangkan tekstur serta latar. Apalagi sosok Calengklik sendiri dikenal dengan pengalaman 15 tahun sebagai seniman visual di industri film dan seni rupa Indonesia, sementara Alain berkontribusi melalui pengalamannya sebagai sutradara, fotografer, videografer, dan produser musik.

Di sisi visual, penampilan, ekspresi, dan sinkronisasi bibir Lea bersumber dari rekaman asli; wajahnya tidak dihasilkan atau dimanipulasi oleh AI. Pengambilan gambar dilakukan dengan latar putih dan penanda pelacakan, sementara adegan bawah air direkam di kolam. Pemetaan kedalaman dan pelacakan objek kemudian digunakan untuk mengolah lingkungan visualnya. Konsistensi kostum, arah cahaya, perspektif, dan pergerakan kamera menjadi perhatian sepanjang produksi. Tiga pergantian kostum Lea turut menandai babak naratif, sehingga pengembangan visual tetap mendukung alur dan emosi lagu.

MV ini sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Lea Simanjuntak, menyusul perilisan lagunya di berbagai layanan musik digital pada 9 September 2026 lalu. Perilisan MV sekaligus single‘Ruang Dihatimu’ ciptaan Nur Satriatama menjadi perjalanan musical Lea selanjutnya, setelah 7 tahun lamanya tidak merilis karya. (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.