‘Aku Tetep Bali’ Jadi Bagian Trilogi Cinta dari Vadesta

Vadesta (istimewa)

 

Jakarta, DJC - Band Pop Jawa asal Yogyakarta ini, merangkum beberapa single (sejak September 2025 lalu) menjadi sebuah trilogi tentang perjalanan rasa cinta. Dan sebagai penutup trilogi tersebut, Vadesta melepas single ‘Aku Tetep Bali’ pada 16 Januari 2026 ini. Dengan lirik berbahasa Jawa, trilogi ini dimulai saat prilisan lagu ‘Sampeyan’ dan berlanjut ke ‘Kesalahanmu’, menghadirkan satu kisah cinta yang runut, utuh, dan berakhir pada ‘Aku Tetep Bali’ yang semuanya saling berkesinambungan, baik dari materi lirik, bahkan Music Video (MV) yang ditampilkan. Lagu terbaru dari band berawak; Arhefa Kansha (vokal), Dzaky Armando (rhythm), Rifqi Alfa'iz (ketipung), Ardian Bagas (drum) dan Dita Puttra (lead) ini berkisah, ketika pasangan kekasih akhirnya memilih untuk rujuk, setelah berbagai peristiwa yang telah mereka hadapi (di ke-2 lagu sebelumnya).

Sebagai penutup trilogi ini, lagu ‘Aku Tetep Bali’ dihadirkan sebagai jawaban dari seluruh konflik yang terjadi. Lagu ini menceritakan tentang keteguhan hati untuk tetap kembali, meski telah disakiti dan dilukai. Dengan lirik yang jujur dan emosional, Vadesta menampilkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tidak terluka, melainkan karena cinta yang masih ingin diperjuangkan.

Hal ini juga diwakili melalui MV yang mereka hadirkan. Video musik ‘Aku Tetep Bali’ menjadi klimaks visual dari keseluruhan trilogi ini. Cerita berujung pada momen pernikahan sang pasangan, di mana semua kesalahpahaman akhirnya terurai. Kehadiran karakter-karakter yang sebelumnya menjadi sumber konflik justru menjadi saksi kebahagiaan mereka. Kilas balik pahit dan manis ditampilkan berdampingan, menegaskan bahwa perjalanan cinta tidak selalu mulus, namun bisa berakhir indah ketika kedua pihak memilih untuk kembali dan saling memaafkan. (sTr)

Diberdayakan oleh Blogger.