Tentang Patah Hati, Diceritakan Prinsa Mandagie di EP “Percuma”

Prinsa Mandagie 

 Jakarta, DJC – Pernahkah mengalami kesia-siaan saat mempertahankan sebuah hubungan? Atau pernakah mengalami patah hati yang mendalam? Semuanya harus dilalui, dan saatnya untuk move on. Hal inilah yang diungkapkan penyanyi bersuara merdu Prinsa Mandagie, saat acara launching EP-nya bertitel “Percuma” di sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan (15/05). Mini album yang berisi 4 buah lagu yang rata-rata ikut ditulisnya ini, banyak bercerita kisah cinta yang percuma atau patah hati, yang menurutnya pernah juga dialaminya.

            “Sebesar apapun penghargaan kita tentang cinta, kita harus lebih menghargai diri kita sendiri. Makanya penting banget untuk punya pendirian, itulah yang bakal bikin kita tetap kuat saat takdir membawa kita ke ujung yang menyakitkan. Itulah yang menjaga kita untuk tetap percaya sama diri kita sendiri” Ungkap penyanyi ini pada awak media yang hadir, mengomentasi tema lagu di EP-nya tersebut.


            4 buah lagu di EP ini antara lain “Percaya”, Rumit, Percumadan Cinta & Waktunya yang kebanyakan menampilkan aransemen pop ballad. Dimana setiap lagu memiliki kisah masing-masing. Akan tetapi saling terkait, seputar patah hati dan keberanian untuk move on. Mengugulkan lagu “Percuma” sebagai hits utama, bahkan Prinsa menggaet Kemal Dave untuk berkolaborasi di lagu “Rumit”. Tidak main-main, di EP ini nama Tohpati  juga dilibatkan. Tentu saja “Percuma” menjadi mini album yang patut dipertimbangkan.

            Perjalanan karier Prinsa di pentas musik nasional terhitung mulus. Namanya mulai dikenal saat berkolaborasi dengan Fiersa Besari di lagu “Melawan Hati” (2020). Terutama saat lagunya “Sahabat Dulu” menjadi soundtrack untuk serial fenomenal “Layangan Putus” (2021). Pada tahun 2022 kemarin, Prinsa merilis Ternyata Berpisah Lebih Indah. Dan sebagai bukti eksistensinya, di tahun ini Prinsa merilis EP “Percuma”. Semua lagunya memang banyak menceritakan tentang patah hati, yang menampilkan pop ballad easy listening. (sTr)

Diberdayakan oleh Blogger.