Tiga Dekade NTRL, Album Baru, Logo Baru

Tiga Dekade NTRL

 Jakarta, DJC – Perjalanan karier band Band berawak Bagus Dhanar Dhana (Vokal / Bass), Coki Bollemeyer (Gitar) dan Eno Gitara (drum) sepertinya belum pudar. Bahkan band asal Jakarta ini tampak terus membuktikan eksistensinya. Bagaimana tidak, NTRL yang pada tahun 2023 ini genap berusia 30 tahun baru saja melepas album terbaru bertajuk “LESGOW” (07/07/2023) secara digital, setelah 5 tahun lamanya, band ini tidak merilis album penuh. Perilisan album ini sekaligus sebagai peringatan 3 dekade NTRL hadir di panggung musik tanah air.

Album ini beredar dibawah NTRL Record. Tampil istimewa, karena “LESGOW” ini memiliki semangat yang mengebu dan bisa mewakili perjalanan karir NTRL selama ini. Album ini hadir dengan energi terbaru dan menawarkan warna musik yang beragam. Tidak hanya genre rock alternative, tapi hadir juga genre Pop, Punk hingga Progresive Rock dan New Wave. Sebagai bentuk pembebasan band ini dalam berekspresi, dan menghasilkan karakter musik yang lebih lebar dan beragam. Tanpa menghilangkan identitas bermusik NTRL.

Tidak hanya itu, di album ini juga melibatkan beberapa nama, misalnya di lagu “Rindu” berkolaborasi dengan Ari Lesmana 420 dan “Lelah” dengan backing vokal Radhini. Akan tetapi lagu “Kita” (sudah dirilis dalam bentuk single sebelumnua) dipilih menjadi single pertama di album ini. Sedangkan lagu “Rindu” feat Ari Lesmana 420 akan disiapkan sebagai single ke-2.

“Semua lagu sebenarnya seru, nantinya akan di treat seperti single. Artinya semua lagu di album ini akan dibuat musik video hingga video lirik.” Ungkap Coki menjelaskan.

Menurut Om bagus, proses pembuatan album ini termasuk paling lama, memakan waktu selama 1 tahun. Untuk memulai pembuatan album ini, Coki dan Eno sengaja terbang ke Bali. Kemudian melakukan workshop dan brainstorming di Posko Studio, Bali selama 4 hari. Selanjutnya proses recording dilakukan secara pribadi. Misalnya Eno melakukan take drum di Syailendra Studio di Jakarta, Coki take di studio pribadinya, sedangkan Om Bagus take vokal di Posko Studio di Ubud.

“Ini salah satu album NTRL yang memakan proses waktu paling lama. Maklum kesibukan kita masing-masing, dan kita berada di kota yang berbeda.” Kata Om Bagus yang sekarang menetap di pulau Bali ini menambahkan.


Untuk menambah semangat 3 dekade berkarir, NTRL juga merilis logo terbaru, yang tampil pada cover album ini. Logo baru ini merupakan karya dari sang drummer. Dengan disain logo NTRL yang dilingkari, yang berarti mewakili circle perjalanan 3 dekade NTRL.

“Logo baru sebagai bentuk semangat kebersamaan dan menjadi energi terbaru.” Jelas Eno Gitara. Selain dirilis dalam format digital, album ini rencanya juga akan dirilis dalam bentuk fisik.(sTr).

 

Diberdayakan oleh Blogger.