Nuansa Timur Ala Wizz Baker Dan Teddy Salendah di “Bikin Sa Gila”

Wizz Baker Dan Teddy Salendah (istimewa)

 

Jakarta, DJC – Musik dari Indonesia Timur sudah menggeliat dan digemari di industri musik tanah air. Tentu saja beberapa nama dari wilayah tersebut mulai eksis, salah satunya Wizz Baker, yang sebelumnya dikenal dengan lagu hitsnya ‘Ngapain Repot’ dan ‘Sa Fly’. Kali ini musisi asal Maluku Tengah ini melepas single terbaru bertajuk ‘Bikin Sa Gila’ yang dirilis di bawah bendera Megah Music/Sony Music Entertainment Indonesia. Kali ini Wizz Baker tak sendiri, karena mengajak musisi / rapper Teddy Salendah. Kedua musisi ini menghadirkan racikan cinta cepat saji dalam dialek Ambon-Papua yang hangat nan jenaka di lagu tersebut.

Lagu ‘Bikin Sa Gila’ adalah sebuah perayan spontanitas cinta dimana menyajikan kisah tentang seseorang yang jatuh cinta hanya dalam tiga detik tapi dirinya siap mencintai seumur hidup. Musiknya memadukan sentuhan pop timur, hip-hop, dan reggae khas Wizz Baker yang menghasilkan warna yang enerjik sekaligus soulful.

Melalui siaran pers-nya, Wizz Baker menggungkapkan, “Lagu ini buat orang yang jatuh cinta dalam 3 detik, tapi siap 100 tahun. Teddy membawa energi rap yang bikin lagu ini berbeda, mulai dari godain sampai minta restu, semua dalam satu nafas. Ini juga cara saya rayakan akar Papua-Maluku sambil mendorong musik timur ke panggung yang lebih besar,”

            Untuk mendukung lagu ini, Wizz Baker juga menayangkan music video (MV) lagu ini di kanal YouTube/WizzBaker. MV ini langsung mencuri perhatian, karena dalam waktu 72 jam pertama saja sudah ditonton lebih dari 35.000 kali dan melesat hinggal 115.000 views hanya dalam waktu 4 hari. Lewat visual yang cerah, gaya khas Wizz serta chemistry kuat bersama Teddy, video ini menegaskan karakternya sebagai performer yang autentik dan penuh pesona. Sekaligus membuktikan bahwa musik dari Timur bukan hanya soal rindu dan kenangan, tapi juga tentang energi, semangat dan ekspresi cinta yang hidup. (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.