Cloudy Remake “Arti Cinta” Agar Mudah Dikenal

Cloudy

 

Jakarta, DJC – Memiliki latar belakang sekolah musik yang cukup bergengsi di Berlin, Cloudy justru memilih kembali dan berkarir di industri musik tanah air. Singer yang juga songwriter bernama lengkap Claudius Syiwabetara Widjanarko langsung memulai karir bermusiknya dengan merilis single debut bertajuk ‘Arti Cinta’ bertepatan dengan Valentkne’s Day pada 14 Februari 2026 lalu. Launching lagu ini di selenggarakan di sebuah restoran ternama yang berlokasi di Senayan Jakarta. Single ini bukanlah lagu baru, karena ‘Arti Cinta’ pernah dipopulerkan oleh Arie Lasso. Lagu ini diciptakan oleh Ricky FM dan juga oleh sang penyanyi, Ari Lasso.

            Diproduksi oleh Nur Satriatama lagu ini hadir dengan pendekatan yang lebih kontemplatif dan lintas generasi. Latar belakang pendidikannya di bidang musik klasik, turut memberi masukan pada saat produksi single terbarunya tersebut. Pada awak media yang hadir, Cloudy mengungkapkan, “Latar belakang bermusik saya memang memberikan kontribusi pada karakter di laguku ini. Akan tetapi aku tidak mau terlalu idealis, aku memilih karakter yang mudah diterima oleh masyarakat dengan aransemen musik yang lebih easy listening. Memilih lagu Arti cinta yang pernah hits, salah satu alasannya agar kehadiranku juga lebih mudah dikenal di pasar musik Indonesia.” 

            Bukan berarti lagu ini digarap secara asal-asalan. Justru Cloudy melibatkan beberapa nama agar lagu ini hadir dengan karakter yang maksimal. Proses produksi ‘Arti Cinta’ sudah berjalan sejak Oktober 2025 lalu, termasuk proses rekaman, mixing hingga mastering, sampai pengembangan visual yang menguatkan cerita emosional di balik lagunya. Yang spesial, proyek ini mendapat dukungan penuh dari aggregator Aquarius Musikindo, salah satu label rekaman paling berpengaruh di Indonesia.

Nama dibalik lahirnya lagu ini, adalah Seno M. Hardjo yang berkerjasama dengan Farida Widjanarko selaku Eksekutif Produser. Keduanya menilai Cloudy sebagai musisi muda dengan visi yang tajam. “Cloudy bukan hanya datang sebagai penyanyi baru, tetapi sebagai musisi yang paham identitas dan akarnya. Itu yang membuat karyanya terasa jujur, relevan, dan punya jiwa. Notasi lagunya kaya harmoni” tutup Seno M. Hardjo lebih lanjut. (sTr)

 

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.