Ricecooker Lepas “Favorite Dinner Guest” Libatkan Arash Buana

Ricecooker (istimewa0

 

Jakarta, DJC – Band asal Jakarta ini termasuk pendatang baru, walaupun diawaki oleh muka lama di pentas musik tanah air yang antara lain, Jerome Kurnia (vokal), Will Mara (bass dan kibor), dan Alif Keenan (gitar). Setelah sukses merilis beberapa single sebelumnya, akhirnya trio ini melepas album debut bertajuk “Favorite Dinner Guest” sebuah album yang dihadirkan untuk melawan sepi dan proses pencarian pasangan yang mereka ibaratkan sebagai “Tamu Makan Malam Favorit” seperti judul album ini.

            Dalam perjalanan bermusik Ricecooker, sudah banyak menjalani fase dan meraih pencapaian. Dari lagu ‘Moving On dan Sunday Song’ yang dipakai dalam series “My Nerd Girl 3” di layanan streaming Vidio, hingga Original Soundtrack (OST) pertama mereka, ‘If You Let Me’, untuk film “Cinta Tak Seindah Drama Korea”, yang sempat menjadi film nomor 1 di Netflix seluruh Indonesia.

Melalui siaran pers, Will Mara mengungkapkan, “Setelah mendapatkan banyak oportunitas yang sangat kami syukuri, kami rasa sudah saatnya untuk merilis sebuah album.”

Loneliness Epidemic (epidemi kesepian) adalah tema yang kami angkat di album ini”, ujar Alif, gitaris Ricecooker yang juga sebagai seorang penulis. Dimana Alif telah merilis artikel di Inggris dan German. Dia menambahkan, “Menurut WHO, kekurangannya koneksi yang bermakna bisa menjadi bibit penyakit dari depresi bahkan ke penyakit jangka lama seperti serangan jantung. Oleh karena itu, album kami memfokuskan cerita dan cara-cara untuk kita menerima rasa sakit dan kembali membuka hati untuk orang lain sehingga akhirnya mendapatkan seorang Favorite Dinner Guest.” 

Sedangkan menurut sang vokalis yang juga seorang aktor papan atas tanah air, Jerome Kurnia mengungkapkan, “Untuk perilisan album ini, kami merasa lagu Smitten berperan sebagai benang merahnya. Kalau dalam Bahasa Indonesia, Smitten sebenarnya artinya jatuh cinta atau terpikat. Tapi perasaannya lebih intens, manis, dan tidak rasional. Seperti kegembiraan yang tidak dapat diucapkan lewat kata-kata.”

Lagu-lagu di album ini diproduseri oleh will Mara. Akan tetapi untuk ‘Smitten’ mereka mendaulat Arash Buana untuk menjadi produresnya. Dan lagu ‘Smitten’ ini yang dipilih menjadi fokus track di debut mereka ini. Sebuah lagu yang hadirkan iringan piano yang begitu manis dan lembut, beserta suara biola dan alat-alat tiup yang dilengkapi oleh iringan paduan suara yang menyelimuti seluruh badan.

“Rasa indahnya jatuh cinta tidak cukup rasanya jika hanya diucapkan oleh kata-kata dan melodi yang manis. Buat kami, Arash [Buana] memiliki talenta dalam bermain piano yang tidak ada duanya.” Tutup Jerome kurnia. (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.