1TENGAH Kenalkan Debut “Mula Masa” & Gelar Showcase
![]() |
| 1TENGAH (istimewa) |
Jakarta, DJC – Saat sebuah
band hiatus, tapi sebagian personilnya masih tetap ingin bermusik, maka akan
lahir proyek musikal terbaru. Hal inilah yang terjadi pada kemunculan band baru
bernama 1TENGAH. Berawal saat Ari Lesmana vokalis dan ftontman dari band Fourtwnty ingin rehat sejenak dari panggung musik
tanah air, yang otomatis membuat band ini hiatus. Akan tetapi personil lainnya Nuwi
(gitar), Prim (drum), dan Ryan (bass) masih memiliki gairah bermusik. Maka
terbentuklah band 1TENGAH ini. Yang menarik sosok Primandha Ridho / Prim
(drummer
Fourtwnty) justru sekarang menjadi vokalis untuk band ini. Keseriusan band ini
di tunjukan saat mereka langsung merilis debut album bertajuk “Mula Masa”,
Formasi band ini diatas panggung dibantu
juga oleh Jerash (keyboard) dan Andri Begenk (drum). Debut album "Mula Masa" merupakan sebuah karya
yang lahir sebagai dokumentasi perjalanan yang jujur dan personal. Album ini berangkat
dari fase kehidupan para personil yang penuh tantangan. Mulai dari rasa
kehilangan, berbagai persoalan pribadi para personel, yang akhirnya menjadi
latar pertemuan dari terbentuknya grup 1TENGAH. Dari kondisi tersebut, album ini
tak hanya sekedar judul, melainkan juga simbol awal perjalanan mereka sebagai
satu kesatuan. Sebelum album ini resmi dirilis, mereka membuka dengan perilisan
3 single yang antara lain, ‘Di Sana’, ‘Tanah Yang Sama’, dan ‘Echoes Of You’. Lagu yang menunjukan
identitas bermusik mereka.
Perilisan album “Mula Masa” ini digelar dengan mengadakan hearing session dan showcase,
yang berlangsung di Bablas Kemang, Jakarta Selatan (21/05/26). Tak hanya tampil memainkan lagu-lagu di album terbaru mereka,
1TENGAH juga menggelar jumpa pers yang membahas seputar rilisan mereka
tersebut.
Pada awak media, Prim mengungkapkan
bahwa posisinya sebagai vokalis bukan untuk mengantikan sosok Ari Lesman, tapi
menjadi identitas terbaru di band ini. Dan posisinya sebagai vocalis juga berawal
dari usulan para personil lainnya.
Mengenai debut album mereka, sang
vokalis menambahkan, lagu bertajuk ‘Mula
Masa’ ditempatkan sebagai track
penutup yang menjadi inti dari keseluruhan cerita. Dan akhirnya disepakati dan dipilih
untuk nama album. "Secara garis besar, lagu ini bisa digambarkan sebagai
luka yang terobati, gelap yang akhirnya menemukan terang, hati yang resah
hingga akhirnya berpasrah, manusia yang hilang arah akhirnya menemukan semangat
dan motivasi kembali untuk hidup dengan cara berjuang." (sTr)

Post a Comment