“Agak Laen” Drama Komedi Dengan Kelucuan Yang Maksimal

Jakarta, DJC – Ditengah gempuran film bergenre Horror, munculnya film bertema komedi tentunya bisa menjadi penyeimbang. Jika film komedi ini sanggup menampilkan kelucuan yang maksimal, maka jenis film seperti ini akan menjadi sebuah pewarna tersendiri atau angin segar di industri film nasional. Film “Agak Laen” persembahan Imajinari dari produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika ini bisa jadi mewakilinya. Di film arahan sutradara Muhadkly Acho, ternyata sukses menghasilkan kelucuan yang maksimal ditengah kisah drama yang ditampilkan. Maklum saja Imajinari dan Ernest Prakasa memang dikenal sudah kawakan dengan film bergenre komedi. Apalagi selalu melibatkan banyak komedian papan atas nasional. Film “Agak Laen” yang naskahnya ditulis oleh sang sutradara, menampilkan bintang utama kuartet podcaster dengan judul sama, Agak Laen yaitu: Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga, dan Bene Dion.

“Senang sekali berproses dan bekerja sama dengan tim Imajinari dan Agak Laen. Mulai dari proses pengembangan ceritanya hingga saat syuting. Bagi yang sudah mengikuti Agak Laen, film ini akan jadi pengalaman yang lebih lengkap. Sementara yang baru mengenal mereka, tentu kalian akan terkejut dengan komedi yang dihadirkan di film ini,” Ungkap Acho, pada awak media saat menggelar Press Screening di XXI Epicentrum, Jakarta (23/01/24).

Film ini berkisah tentang persahabatan Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga dan Boris Bokir yang semuanya berdarah Batak. Ke-empatnya membuka usaha Wahana Rumah Hantu di sebuah pasar malam. Akan tetapi wahana ini termasuk gagal, karena sepi pengunjung dan kurang modal untuk megembangkan usaha mereka tersebut. Sampai suatu ketika seorang Caleg bernama Pak Basuki (Arief Didu) yang sedang berselingkuh dengan Intan (Indah Permatasari) bersembunyi di wahana tersebut dari istrinya yang mencarinya. Pak Basuki yang punya sakit Jantung dan penakut, akhirnya malah tewas ketakutan di wahana tersebut.

Karena tidak siap dengan kejadian yang tak terduga ini, ke-empatnya kebingungan dengan mayat Pak Basuki. Apalagi Oki diketahui baru keluar dari penjara. Akhirnya Bene, Jegel, Oki dan Boris bersepakat untuk menguburkan secara rahasia mayat Pak Basuki di dalam wahana tersebut. Dampaknya, arwah gentayangan Pak Basuki membayangi wahana ini. Yang pada awalnya membuat mereka takut, tapi akhirnya menjadi keutungan, karena wahana ini semakin ramai pengunjung karena viral dengan keseramannya. Disisi lain Intan dan polisi curiga, jika Pak Basuki yang dilaporkan hilang ada diseputaran pasar malam tersebut.

Untuk genre film komedi-drama, kisah di film ini cukup menarik, tidak membosankan dan cenderung pelik, tapi tidak harus berpikir berat untuk bisa memahaminya. Latar belakang ke-empat tokok yang kuat, dengan berbagai masalah pribadinya masing-masing membuat kisah di film ini semakin enak untuk ditonton dan sanggup membuat geregetan, apalagi dengan gaya lawakan-lawakan khas kuartet Agak Laen yang juga tenar melalui podcast mereka. Bukan hal diatas saja kekuatan “Agak Laen, tapi kelucuan maksimal yang di setting di film ini. Meski diperankan oleh komedian, justru bukan melulu banyolan para komedian ini saja yang membuat lucu, akan tetapi justru sang sutradara berhasil membuat situasi yang sungguh banyak memantik tawa.

Berbagai situasi komedi yang sangat lucu di film ini misalnya, untuk membangkitkan arwah Pak Basuki, harus mengencingi makamnya terlebih dahulu, Boris yang berpura-pura jadi tentara saat ibumya video call, perselisihan agama antara ke-empat sahabat tersebut, hingga sosok pribadi Arie kriting dan Indah Permatasari yang memang ramai dibicarakan di set dalam sebuah dialog. Dan masih banyak lagi. Inilah kelebihan Muhadkly Acho, yang berhasil men-set pasar malam (kabarnya membangun pasar malam real untuk setting film ini selama berhari-hari) menjadi sebuah kisah / peristiwa tragis, mengundang emosional, dan tentunya memantik tawa yang maksimal. Hadirkan kisah drama, horor dengan balutan komedi segar, ringan dan relate dengan kehidupan sehari-hari.  Film Agak Laen pas menjadi pembuka “kelucuan’ di tahun 2024, diantara penatnya berbagai konflik hidup dan gerahnya nuansa politik / pemilu. (sTr)

 


Agak Laen

Genre Film                  : Komedi-Drama, Horror

Produser                      : Ernest Prakasa, Dipa Andika

Sutradara                     : Muhadkly Acho

Penulis                         : Muhadkly Acho

Casts                           : Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga, Bene Dion, Indah Permatasari, Tissa Biani, Bukie Mansyur, Anggi Marito, Arie Kriting, Praz Teguh, Mamat Alkatiri, Sadana Agung

STLS                           : 13 Tahun

Durasi                          : 1 Jam 59 Menit

PH                               : Imajinari

Jadwal Tayang            : 1 Februari 2024

 

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.