Penyintas Rilis Single "Berpikir Terbalik" Dari Sebuah Jaming
![]() |
| Penyintas (istimewa) |
Jakarta, DJC – Dari
lingkungan pertemanan, bisa menjadi sebuah kelompok bermusik. Hal inilah yang
terjadi pada band Penyintas, dimana personilnya adalah teman-teman lama yang
berkumpul kembali dan akhirnya membentuk band pada 2023 lalu. Dari sebuah jamming, akhirnya band ini menjadi kelompok
musik ynag lebih serius. Dibuktikan saat mereka merilis karya ‘Berpikir Terbalik’ sebagai bukti
ekpresi musikal mereka yang lebih serius. Lagu yang ditulis oleh Bowie ini, lahir
dari keresahan tentang betapa mudahnya manusia menilai sesamanya hanya
berdasarkan apa yang terlihat di permukaan.
Menurut mereka, Penyintas bukan
sekadar band, melainkan sebuah "tempat rekreasi". Nama ini dipilih
karena keyakinan bahwa setiap individu yang bertahan hidup hari ini adalah
seorang penyintas dalam versinya masing-masing. Lewat musik, mereka membawa
visi sederhana: menjadi ruang untuk bercerita, tentang kisah kehidupan yang
pahit dan manis.
Melalui siaran pers-nya, Bowie
menjelaskan bahwa single mereka
tersebut menjadi
pengingat
bahwa roda kehidupan selalu berputar dan penilaian manusia seringkali keliru.
"Hidup itu penuh kejutan dan kita tidak pernah tahu masa depan seseorang.
Penilaian kita terhadap orang lain tidak boleh dilakukan seenaknya. Orang yang
saat ini kita anggap remeh atau kita nilai buruk, siapa tahu di masa depan
justru mereka yang lebih sukses dan berdaya dibanding kita. Lagu ini adalah
ajakan untuk selalu berbaik sangka," ungkapnya lebih lanjut.
Dalam proses penggrapan lagi ini,
Penyintas bekerja sama dengan Pradipta Beawiharta, sosok di balik lagu viral
Hindia ‘Everything U Are’, yang
menghadirkan aransemen
lebih
dalam dan matang tanpa menghilangkan karakter asli band. Proses produksi selama
dua
bulan
ini menjadi langkah penting bagi Penyintas menuju standar produksi yang lebih
profesional. (sTr)

Post a Comment