Siapkan Album Baru, The Jansen Lepas Single "Bila Cinta Adalah Sebuah Propaganda (Wo Ai Ni)"
![]() |
| The Jansen (istimewa) |
Jakarta, DJC – Unit
Punk Rock asal kota Bogor ini kembali memberi kejutan. Band yang kini
formasinya tinggal duo Cintarama Bani Satria (vokal dan gitar), dan Adji
Pamungkas (gitar bas) ini mengumumkana akan melepas album “Romantisasi
Impulsif” yang merupakan studio album mereka yang ke-5. Sebagai pemanasan, duo
ini lebih dulu melepas single
bertajuk "Bila Cinta Adalah Sebuah
Propaganda (Wo Ai Ni)" pada Rabu, 29 April 2026 kemarin. Dan pada esok
harinya, mereka merilis video lirik lagu ini (Kamis, 30 April 2026) di kanal
YouTube The Jansen. Video lirik ini dikemas secara visual yang menarik ala film
Hongkong dekade 90-an. Selain itu, lirik juga akan ditampilkan dalam tiga
bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin.
Bukan sekadar single biasa, "Bila Cinta Adalah Sebuah Propaganda (Wo Ai Ni)" ini
adalah lagu cinta pertama dalam diskografi The Jansen. Karena selama ini, The
Jansen lebih dikenal dengan pesta anak muda, sindiran sosial, kegelisahan
eksistensial, atau romantisme yang dibungkus kepahitan. Tapi justru di lagu ini
mereka terang-terangan menulis tentang jatuh cinta, kerentanan, dan kontradiksi
perasaan—lengkap dengan embel-embel wo ai ni (aku cinta padamu dalam
bahasa Mandarin) yang terasa manis sekaligus ironis.
Melalui siaran
per-nya, Adji mengungkapkan, "Ini pertama kali The Jansen dengan sengaja
membikin lagu cinta. Meski ini pengalaman pertama bikin lagu cinta, tapi kami mau
ngasih perspektif yang berbeda. Bagaimana cara cinta bekerja di tengah
kemiskinan yang mengintai?"
Adji selaku
penulis lirik menambahkna, demi cinta, orang rela melakukan banyak hal.
Mula-mula tampak tak masuk akal, tapi pada akhirnya banyak orang melakukan hal
gila menjaga cintanya. Adji memberi contoh, ia acap mendengar cerita orang yang
rela meminjam motor demi mengajak jalan-jalan kekasihnya. The Jansen menangkap
fenomena ini dengan cerdik dan menuangkannya dalam bentuk lagu.
"Kami
senang memulai dari sesuatu yang belum kami tahu akan ke mana," ungkap
Bani menambahkan.
Album “Romantisasi
Impulsif” sendiri akan tersedia di semua platform digital streaming mulai Rabu, 22 Juli 2026. Untuk edisi
fisik, The Jansen bekerja sama dengan dua label dari dua negara berbeda. CD dan
vinyl akan dirilis oleh P-Vine Records, label legendaris asal Jepang yang
dikenal sebagai rumah bagi berbagai musisi indie dan alternatif. Sementara itu,
edisi kaset akan dirilis oleh Miles Records, label asal Malaysia yang aktif
merilis musik-musik underground dan eksperimental di wilayah Asia Tenggara.
Ketiga format fisik ini akan menyusul kemudian setelah perilisan digital. (sTr)

Post a Comment