Porosatas Rilis Ulang “No Love! (Alternate Version)” Libatkan Yuke Sampurna

Porosatas (istimewa)

 

Jakarta, DJC – Memulai era baru tak selalu harus merilis lagu baru. Band pop-alternatif asal Jakarta ini justru merilis ulang  lagu ‘No Love’ yang sebelumnya terdapat di album debut “Zonked and Zany” yang dirilis pada tahun 2024 lalu. Akan tetapi Porosatas menampilkan lagu ini dengan versi beda (alternative version). Apalagi kali ini melibatkan musisi senior Yuke Sampurna (Dewa 19, BandSAT!) sebagai kolaborator utama. Tentu saja band berawak Dony Brasco (keyboard), Fauzan Wazza (vocal), Otto Pambud[ (drum), dan Fulvian Orvala (gitar) ini hadir dengan nuansa musikal yang lebih eksploratif sekaligus menandai dimulainya babak baru perjalanan musik mereka.

            Single ini berkisah tentang pertemanan yang perlahan memudar seiring perubahan fase hidup. Bukan karena konflik besar, melainkan karena setiap orang akhirnya berjalan ke arah yang berbeda. Melalui sudut pandang seseorang yang masih berusaha mempertahankan kedekatan, lagu ini merekam kenyataan bahwa beberapa hubungan berakhir secara perlahan tanpa perlu sebuah perpisahan yang dramatis.

Meski membawa tema yang reflektif, ‘No Love!’ dikemas dalam balutan musik yang groovy dan penuh energi. Porosatas banyak mengambil inspirasi dari berbagai referensi musik seperti The 1975, Tania Maria, hingga sentuhan permainan trumpet Miles Davis. Lagu ini juga menjadi karya pertama mereka yang lahir secara organik melalui proses jam session, berawal dari sebuah riff gitar sederhana yang kemudian berkembang menjadi komposisi utuh hanya dalam waktu singkat.

            Menariknya, lagu ini selalu melibatkan pemain bass papan atas nasional. Versi asli lagu ini melibatkan nama Thomas Ramdhan (GIGI) di lini bass, dengan karakter pop-alternatif yang kuat, maka ‘No Love! (Alternate Version)’ menawarkan pendekatan yang berbeda. Kehadiran Yuke Sampurna membawa nuansa funk dan acid jazz yang lebih dominan melalui permainan slap bass yang eksploratif, sekaligus membuka arah musikal baru bagi Porosatas yang kini mulai bergerak melampaui pakem pop-alternatif mereka. (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.