Siapkan Mini Album, Endah N Rhesa Lepas Single “Terang Bulan”

Endah N Rhesa (istimewa)

 

Jakarta, DJC – Duo akustik Endah N Rhesa sedang mempersiapkan mini album yang akan dirilis dalam waktu dekat. Akan tetapi dengan melepas beberapa single terlebih dahulu. Setelah merilis ‘Merelakanmu’ beberapa waktu lalu, kali ini mereka barusaja memperkenalkan single terbaru bertajuk ‘Terang Bulan’ yang juga akan menjadi bagian perjalanan menuju mini album tersebut. Lagu ‘Terang Bulan’ menangkap momen-momen yang sering luput dari perhatian yaitu ketika malam tiba, kesibukan mereda, dan tidak ada lagi yang tersisa selain suara hati sendiri. Di ruang yang hening itulah muncul berbagai pertanyaan, keraguan, dan upaya untuk tetap tegar meski belum sepenuhnya tahu bagaimana menghadapi hari esok.

            Single ini sekaligus sebagai gambaran refkleksi dan instropeksi pasangan suami istri bernama lengkap Endah Widiastuti dan RhesaAdityarama ini yang menyadari bahwa mereka sedang berada di fase kehidupan yang penuh dinamika. Di usia mereka yang tidak lagi muda, rasa takut kehilangan menjadi semakin nyata. Kabar duka yang datang silih berganti dari orang-orang terdekat membuat mereka semakin menyadari bahwa hidup selalu bergerak, dan manusia hanya bisa belajar menerima dari hal-hal yang berada di luar kendalinya. Pengalaman dan perasaan tersebut kemudian bertransformasi menjadi dialog-dialog pribadi yang selama ini hanya tersimpan di dalam hati“Haruskah aku bermain peran, seakan kuat tak terkalahkan.”

            Melalui siaran pers-nya Endah mengungkapkan, “Proses refleksi dan introspeksi sering aku lakukan saat malam hari. Ada rasa nyaman yang muncul di tengah keheningan, ketika distraksi mulai berkurang dan aku bisa menumpahkan emosi tanpa merasa canggung karena harus kembali beraktivitas. Pada momen itulah aku bisa lebih jujur pada diri sendiri dan perlahan mendapatkan kelapangan hati,

Melalui lagu terbarunya ini, Endah N Rhesa tidak berusaha menawarkan jawaban atas kehilangan. Lagu ini justru mengajak pendengarnya menemani proses yang sering kali berlangsung diam-diam, yaitu menerima bahwa rasa sedih, takut, dan ragu adalah bagian dari perjalanan menjadi manusia. Sebab, terkadang yang paling dibutuhkan bukanlah seseorang yang mampu menghapus kesedihan, melainkan ruang yang membuat kita berani mengakuinya. Mini album album mereka akan berisi lima lagu berbahasa Indonesia, yang akan merekam perjalanan emosional tentang kehilangan, penerimaan, dan harapan.

Mini album ini memang terasa lebih sendu dibandingkan karya-karya kami sebelumnya. Mungkin karena mengikuti fase hidup yang sedang kami jalani. Tapi justru lewat lagu-lagu ini, kami merasa punya ruang untuk mencurahkan semuanya. Rasanya melegakan,”  tutup Rhesa, (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.