Adéla Hadirkan Pesonanya di Debut Album “Prima”


Jakarta, DJC – Jebolan ajang pencarian bakat “Dream Academy” (2023) ini terhitung sukses meniti karier saat bergabung dengan girl group Katseye. Penyanyi, songwriter sekaligus dancer ini akhirnya melangkah lebih maju lagi dengan project solo-nya. Setelah merilis beberapa single sebelumnya sebagai pembuka, kali ini penyanyi asal Slovakia ini merilis debut album bertajuk “Prima” dibawah naungan Capitol Records. Di debut inilah Adéla menunjukan pesonanya, yang hadirkan berbagai track anti mainstream dengan balutan industrial pop yang khas dan berani. Album ini memilih focus track di lagu ‘Nicole Kidman’, yang juga disertai perilisan music video (MV) untuk lagu ini.

            MV lagu ini disutradarai oleh Hannah Lux Davis, dimana dalam visualnya sarat dengan referensi terhadap berbagai peran ikonik sang aktris Nicole Kidman yang sukses meraih Oscar dalam film-film seperti Eyes Wide Shut, Moulin Rouge, Birth, dan Babygirl, serta iklan AMC Theatres yang dibintanginya.

            Mengenai konsep MV tersebut, penyanyi bernama lengkap Adéla Jergová ini mengungkapkan, "Entah bagaimana, saya diundang ke acara Golden Globes. Saya belum pernah bermain film, tapi saya tampil glamor, mengenakan gaun, menata rambut, dan penampilan saya benar-benar memukau. Rambut saya tampak sangat bervolume dan hidup, sementara korset saya begitu ketat hingga saya berpikir, 'Rasanya saya seperti Nicole Kidman saat ini.' Saya memang sempat menonton Eyes Wide Shut dan menjadi terobsesi padanya. Bagi saya, dialah sosok bintang film sejati."

            Lewat debut album ini, sang putri pop menunjukkan kemampuannya untuk tampil beda sekaligus memberikan penghormatan kepada para artis yang pertama kali memperkenalkannya pada dunia musik pop. Dalam lagu I’m The Man yang diproduseri oleh Cashmere Cat, ia menggunakan bagian pembuka yang mengingatkan pada gaya produksi awal Ariana Grande, namun membiarkan liriknyalah yang memainkan peran utama; ia membalikkan konstruksi gender tradisional dan merumuskan ulang dinamika hubungan melalui lirik serta sudut pandang yang unik.


            "Semakin sukses saya, semakin sulit menemukan pria yang merasa nyaman dengan kesuksesan saya." Ia menjelaskan lebih lanjut, "Dibutuhkan pria yang berjiwa stabil dan percaya diri untuk membiarkan pasangannya menjadi sosok yang memegang kendali."

            Kemudian, ia menghadirkan kembali gaya bisikan penuh percaya diri yang menjadi ciri khas diskografi Britney Spears untuk menciptakan interaksi langsung dengan pendengar dalam lagu afirmasi yang merayakan seksualitas, Fantasize sembari memetakan jalan menuju kepuasan seksual.

            Meski tak pernah ragu untuk mengambil kendali, penyanyi berusia 22 tahun ini tetap menyisipkan momen-momen lembut dalam album debutnya, seperti pada single yang dirilis sebelumnya, Red Bottoms dan lagu Hitachi. Ia menggali lebih dalam lagi lewat Therapy sebuah lagu yang terasa begitu mentah dan rentan, layaknya saraf yang terbuka. Ditulis dan direkam saat ia sedang sakit parah—di tengah jadwal padat yang melelahkan mencakup tur, sesi rekaman, dan berbagai komitmen lainnya—Adéla menggunakan vokal yang diproses berat dengan *Auto-Tune* berlatar iringan tuts piano minimalis untuk menuangkan renungan pribadinya. Lewat lagu ini, ia melontarkan kritik tajam kepada para eksekutif industri musik, sekaligus menggambarkan dengan sempurna ikatan tak tergantikan antara kakak dan adik perempuan yang terpisah jarak sejauh 6.000 mil. (sTr)

 




Diberdayakan oleh Blogger.