Saat Caitlin Halderman Menjadi Seorang TKW
Jakarta, DJC – Ada suatu yang beda saat aktris Caitlin Halderman berperan di drama series Viu Original "The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan)". Bagaimana tidak, untuk memerankan sosok TKW bernama Riska, penampilan Caitlin yang biasa terlihat cantik, kali ini dibuat lebih kusam, dekil, dan belang hingga orang-orang terdekatnya sempat tidak mengenalinya. Sosok Riska ini merupakan perempuan Indonesia yang bekerja di rumah sebuah keluarga terpandang di Malaysia. Dalam kesehariannya, ia tampil sederhana dengan riasan yang sangat minimal.
Saat menggelar media screening "The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan)" di sebuah cafe bilangan Kemang, Jakarta Selatan (19/09/26) pada Djakartaconnection Caitlin mengungkapkan, perubahan tersebut membantunya meninggalkan citra yang selama ini dikenal penonton dan masuk lebih dalam ke kehidupan Riska.
“Saat saya datang ke lokasi shooting dengan riasan sosok Riska, saya sempat dicuekin oleh crew film selama beberapa saat. Sampai ada yang bilang, ‘Oh my God, I didn’t even recognize you.’ Mereka sampai tidak sadar itu aku karena perbedaannya sangat jauh. Aku dibuat terlihat dekil dan belang. Itu juga membantu aku masuk ke karakter Riska.” ungkap Caitlin menambahkan.
Bukan hanya perubahan penampilan
Perubahan fisik bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi Caitlin. Riska juga memiliki cerit latar dan beban emosi yang membuat perannya tidak hanya mengandalkan ekspresi ketakutan. Caitlin menyebut unsur drama dalam "The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan)" lebih kuat dibandingkan beberapa proyek horor yang pernah ia mainkan sebelumnya.
“Lapisan emosinya lebih tebal karena karakter aku punya cerita latar sendiri. Rasa takutnya tetap ada, tetapi pada saat yang sama ada rasa sedih dan bersalah. Jadi, ada banyak lapisan emosi dalam serial ini,” tuturnya.
Untuk memahami kehidupan Riska, Caitlin mempelajari berbagai cerita mengenai pekerja migran Indonesia. Riset dilakukan melalui film, podcast, pemberitaan, serta diskusi bersama tim produksi di Malaysia. (sTr)
Post a Comment