U2 Akan Lepas Album Terbaru ‘Carnaval De Luz’ Melalui Island Records
Jakarta, DJC – Disibukan dengan
berbagai konser di seluruh dunia, akhirnya setelah 9 tahun band asal Dublin,
Irlandia ini akan resmi merilis album terbaru bertajuk “Carnaval De Luz” melalui Island Records pada 13 November mendatang.
Akan tetapi U2 juga memperkenalkan single
terbaru bertajuk ‘Silenco’ yang sudah
bisa didengarlan di seluruh digital musci
platform dari tanggal 24 September kemarin. Akar dari album studio mereka ke-16 ini dapat ditelusuri
langsung ke dua EP berisi enam lagu karya U2 yang dirilis secara mendadak dan
menuai pujian kritis pada awal tahun 2026; keduanya direkam dalam periode
kreatif yang sama dengan album baru ini. Peluncuran album ini juga bertepatan
50 tahun terbentuknya band berawak Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen
Jr. ini.
Album ini justru direkam di berbagai lokasi dan diproduseri
oleh Jacknife Lee, “Carnaval
De Luz” merupakan kumpulan 12 lagu yang
mengeksplorasi tema spiritualitas, persahabatan, kebebasan, dan ketangguhan
dalam menghadapi kekuatan kelam yang kian mendesak. Dari segi musikalitas,
terdengar nuansa karya paling eksperimental band ini yang dipadukan dengan
penulisan lagu yang presisi dan kuat, seperti pada lagu ‘The Greatest Show On Earth’, ‘Glorify’, dan ‘Midnight Sunshine’ serta salah satu hits di album
ini ‘Silencio’, sebuah lagu berdurasi 2 menit 35 detik yang menjadi
penghormatan bagi semangat pemberontak khas ‘surf-punk’ era awal.
Melaui siaran pers-nya, The Edge berkata, "sekadar informasi
saja, ini adalah kumpulan lagu yang kacau, provokatif, sekaligus sakral—dan
menandai penggunaan senar flat-wound
untuk pertama kalinya dalam rekaman U2."
Sedangkan menurut Bono mengungkapkan, "Ayo datang, ayo
datang, ayo datang! Bawa kaus kaki ungu kalian, hati yang patah, serta
kepolosan yang penuh angan indah... bersiaplah untuk takjub di ruang penuh
cermin. Akan ada suara gitar yang lantang, bas yang dalam, ritme yang memukau,
dan ya, air mata perak pun akan turut hadir! Sebab, tak jauh dari karnaval
cahaya kita, berkeliaranlah berbagai macam makhluk... imajinasi yang sama yang
melahirkan kreativitas kita juga bisa memunculkan monster. Jadi, kita keraskan
suara drum. Kita nyalakan api unggun yang lebih besar. Kita buat kisah-kisah
kita lebih liar dan jenaka. Kita buat melodi lebih manis dan lagu-lagu itu
haruslah bersinar, karena jika dunia sedang diliputi kegelapan, kita tidak
boleh ikut tenggelam di dalamnya."
Yang labih istimewa lagi, album ini juga menampilkan beberapa
kolaborator, misalnya dengan Brian Eno
(penulisan bersama dan synthesizer pada lagu ‘Go (Carnaval De Luz)’, ‘The Greatest Show on Earth’, dan ‘Can’t
Stop Us Now’, Martin Garrix (penulisan bersama pada
lagu ‘Glorify’), dan Daniel Lanois
(memainkan pedal steel pada lagu ‘Torn’), serta produksi tambahan dari
Ryan Tedder pada lagu ‘Silencio’. (sTr)

Post a Comment