Dian Sastrowardoyo Tampilkan Label Fesien Korea di JFW Hari Terakhir

Dian Sastrowardoyo,

Jakarta, DJC – Ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 berakhir pada hari Minggu, 1 November 2026. Ada hal menarik pada gelaran hari terakhir ini, dimana JFW menghadirkan karya desainer Korea Selatan dengan melibatkan partisipasi dua label desainer Korea, KIMOUI dan VALOREN yang ditampilkan pada pukul 17.00 WIB di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Korea Creative Content Agency (KOCCA, President KIM YOON ZI) menampilkan perspektif desain kontemporer Korea Selatan sekaligus memperkuat pertukaran kreatif dan kolaborasi industri fesyen antara Korea Selatan dan Indonesia.

Produk dari label KIMOUI, yang merupakan desainer berbasis di Seoul yang didirikan oleh Kim Daesung, mengeksplorasi konsep “Purity” melalui siluet gender-fluid, bentuk skulptural, dan eksplorasi teknik rajut eksperimental. Menggabungkan keterampilan pengerjaan yang presisi dengan material berkelanjutan, seperti benang kertas dan tekstil daur ulang, KIMOUI menghadirkan pendekatan yang memadukan  inovasi material dengan ekspresi artistik. Sejak diluncurkan pada 2022, KIMOUI telah mempresentasikan koleksinya melalui Seoul Fashion Week, WHITE Milano, TRANOÏ Paris, serta berbagai proyek internasional.

Sedangkan brand VALOREN, label yang didirikan oleh Jung Hyo Chan, mengusung filosofi penciptaan nilai baru melalui busana. Berangkat dari pendekatan desain “Refined Deconstruction”, dimana VALOREN mengeksplorasi konstruksi busana melalui siluet struktural, detail eksperimental, potongan yang berani, serta pola tiga dimensi. Dengan menafsirkan kembali karakter klasik busana pria melalui perspektif kontemporer, VALOREN berupaya menghadirkan pengalaman estetika baru tanpa mengesampingkan kualitas dan nilai intrinsik pakaian. Pendekatan tersebut menjadi identitas khas VALOREN dalam mengembangkan posisinya di pasar fesyen domestik maupun internasional.

            Kehadiran disainer dari Korea ini menjadi bagian dari perayaan 10 tahun kolaborasi antara KOCCA, Jakarta Fashion Week, dan Council of Fashion Designers of Korea (CFDK), yang selama satu dekade membuka ruang pertukaran dan pengembangan bagi desainer Korea Selatan dan Indonesia. Momentum ini turut dimeriahkan melalui kolaborasi lintas industri antara fesyen dan perfilman, yang melibatkan tiga pemeran utama film “Descendants of the Sun” (DOTS) versi Indonesia, yaitu Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, dan Yoshi Sudarso.

Film adaptasi yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo tersebut merupakan proyek global yang dikembangkan dan diproduksi oleh Dapur Film dan NEWKO Global Entertainment dari Indonesia, serta Next Entertainment World (NEW) dan Barunson C&C dari Korea Selatan. Kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk mempertemukan kreativitas fesyen dan film serta menunjukkan potensi sinergi antar sektor industri kreatif kedua negara.

Direktur KOCCA Indonesia, Shin Hwabeom, berharap kolaborasi yang telah terjalin selama satu dekade ini dapat terus berkembang dan menciptakan peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif Korea Selatan dan Indonesia. Melalui Fashion KOREA di Jakarta Fashion Week, KOCCA Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong pertukaran kreatif, memperkuat kemitraanlintas industri, serta membuka peluang bagi desainer dan pelaku industri kreatif kedua negara untukmenjangkau pasar internasional. (sTr)

 

 

Diberdayakan oleh Blogger.