Ashilla Comeback Dengan Merilis ‘Hancur Dulu’
![]() |
| Ashilla (istimewa) |
Jakarta, DJC - Ashilla seperti
tak terdengar beberapa tahun terakhir. Namanya mulai dikenal saat ikut ajang
pencarian bakat “Idola cilik” (2008)
dan sempat bergabung dengan girlband bernama Blink (2011), dan akhirnya bersolo
karir di tahun 2012. Namun penyanyi asal Jakarta ini hiatus selama 6 tahun
terakhir. Akan tetapi, akhirnya Ashilla comeback
dan hadir dengan single terbaru
bertajuk ‘Hancur Dulu’. Lagu ini tak
hanya menandai kemunculan kembali penyanyi ini, tapi juga menjadi reflektif
yang mengangkat perjalanan batin Ashilla dalam memahami dirinya sendiri. Lagu
ini tidak berbicara tentang menyalahkan siapapun, melainkan tentang momen
ketika seseorang mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang
tentang dirinya.
Melalui siaran pers-nya Ashilla
mengungkapkan, “Lagu ini jadi lagu pertama yang aku tulis mandiri secara lirik.
Jadi buatku, lagu ini jujur banget. Hancur
Dulu tumbuh dari keresahan aku yang selama ini punya persepsi yang salah
mengenai diriku sendiri, dan ditampar realita oleh orang orang terdekatku.
Dibalik semua kebaikan yang aku kira aku punya, ternyata aku punya sifat-sifat
yang sekiranya, nggak aku sadari, banyak nyakitin orang.”
Saat produksi lagu ini, Ashilla mendapuk
produser Rifan Kalbuadi (“Gala Bunga
Matahari”, “Kekal”, “Semua Aku Dirayakan”) yang menampilkan aransemen pop
folk yang intim dan minimalis, sehingga memberikan ruang untuk setiap liriknya.
Lagu ini tidak menawarkan jawaban yang instan atau penyelesaian yang tegas,
melainkan tentang proses untuk berhenti sejenak, mengamati diri, dan membuka
kemungkinan untuk dituntun ke arah yang lebih baik.
“Saat penulisan lagu ini, aku banyak belajar
menulis lagu dari Olivia Rodrigo. Aku merasa bahwa setiap lagu yang dia tulis,
dia nggak malu untuk menunjukkan kekurangan yang dia punya. Lewat lagu ini, aku
mencoba untuk melakukan hal yang sama.” Imbuhnya.
Bagi Ashilla, ‘Hancur Dulu’ adalah pengingat bahwa kesadaran diri seringkali
lahir dari kebingungan, bukan dari kepastian. Lagu ini ditujukkan bagi siapapun
yang sedang berada di persimpangan, mencoba memahami dirinya sendiri, dengan
mencoba menerima dan mengakui kekurangannya sendiri, walaupun dengan cara yang
keras. (sTr)

Post a Comment