Gerimis Lepas Debut “So Lonely” Gaet Adrian Sidharta
![]() |
| Gerimis Band |
Jakarta, DJC –
Banyak band baru yang justru diawaki oleh musisi-musisi lawas. Salah satunya Gerimis,
band yang baru saja hadir di pentas nasional. Band asal jakarta ini diawaki
oleh muka-muka lama lintas generasi yang antara lain; Amirzidane
(vokal) yang dulunya dikenal sebelumnya di Keraton Band atau Jaddah Slank, Luciano
(gitar), seorang sound engineer sejak tahun 2000 sekaligus gitaris The Sign,
bersama Ary yang memperkuat karakter permainan gitar, Jaka Jackers (Jaka
Hidayat) mantan drummer Wahh Band, Power Slaves, dan BIP, dan Obin (bass) dari Steven
Jam.
Dibentuk
pada 14 Februari 2026 di kawasan Kota Tua Jakarta, Gerimis lahir dari pertemuan
yang tak direncanakan di tengah sebuah festival musik. Dari obrolan santai yang
berkembang serius, terbentuklah sebuah formasi solid yang menggabungkan
pengalaman puluhan tahun para personilnya di industri musik Indonesia. Mereka
langsung saja merilis single debut bertajuk ‘So Lonely’ pada 22
April 2026 melalui Musicblast.id. Yang menarik, Gerimis menggaet Adrian
Sidharta, figur penting yang dikenal sebagai kibordis Slank di era awal
(1985–1988), sekaligus kakak dari drummer legendaris Bimbim Slank.
“Kita butuh Mas
Adri bukan buat sok-sokan, tapi karena kebutuhan lagunya. Kita butuh sesuatu
yang ‘jreeenggg’, semacam unsur Hammond dan synth di lagu ini, untuk memperkuat
karakter dan kebutuhan lagu. Dan untungnya ajakan kami langsung disambut oleh
Mas Adrian, yang mau berkolaborasi dengan band kami.” Ungkap Amirzidane kepada
awak media saat menggelar peluncuran single ini, yang berlokasi di Zip
Coffe, Bilangan Ciputat, Tanggerang Selatan (22/04/26).
Lagu
ini mendapat sentuhan Bayu Randu dari Musicbalst.id sebagai produser. Dimana Bayu
Randu membuat karakter musik untuk ‘So Lonely’ lebih tebal, dan terkesan
lebih modern, walaupun DNA mereka adalah rock era 90-an. Lagu ini juga
menghadirkan warna tambahan melalui backing vokal dari Weni Piranha,
penyanyi asal Magelang yang memberikan lapisan emosional yang lebih dalam pada
keseluruhan aransemen. Proses rekaman dilakukan di Starlight Studio dan Musicblast
Studio, dengan pendekatan yang organik—di mana materi yang dilatih berkembang
secara spontan saat proses rekaman berlangsung, menghasilkan energi yang lebih
hidup dan jujur.
Gerimis bergerak
cukup cepat dalam memproduksi lagu ini. Bahkan mereka menggarap music video
sehari menjelang ditayangkan ke YouTube pada hari peluncuran lagu ini. Tak
hanya itu, Gerimis juga sudah mempersipakan beberapa lagu lagi untuk lagkah
mereka selanjutnya. Gerimis membuktikan, bahwa mereka cukup serius untuk hadir
di pentas musik nasional. (sTr)

Post a Comment