“Mother Mary” Kolaboratif Karya Bernuansa Psikis


 

Jakarta, DJC – Film bernuansa psikologis, beberapa waktu terakhir termasuk jarang dibuat. Tapi ada hal menarik saat film “Mother Mary” dirilis, karena film ini menghadirkan genre thriller psikologis yang unik. Disutradarai dan sekaligus naskahnya ditulis oleh David Lowery. Sebuah film yang menghadirkan trauma psikologis dari 2 tokoh utama di film ini. Di bumbui glamournya dunia entertainment dan mode. Film ini dibintangi oleh aktris papan atas Anne Hathaway, bintang televisi asal UK, Michaela Coel dan beberapa pemeran lainnya, seperti Hunter Schafer, FKA Twigs, Atheena Frizzell, Kaia Gerber, Jessica Brown Findlay, Isaura Barbé-Brown, Sian Clifford, dan Alba Baptista.

            Berkisah, Mother Mary (Anne Hathaway) adalah sosok ikon penyanyi yang sedang naik daun. Akan tetapi dibalik kehidupan yang glamour, sebenarnya Mother Mary memiliki sisi batin rapuh dan penuh trauma. Hal ini semakin memuncak saat mempersiapkan konser untuk lagu terbarunya. Mother Mary merasa tak cocok dengan semua disain baju yang sudah dipersiapkan. Dengan rasa frustasi dan tertekan dengan waktu persiapan yang mepet, dia mengunjungi Sam Anselm (Michaela Coel) secara tiba-tiba. Sam adalah seorang perancang busana yang dulu sangat dekat dengannya akan tetapi sekarang mereka bermusuhan. Kunjungannya yang sedikit memaksa ini, selain didasari rasa frustasi, Mother Mary juga yakin bahwa mantan sahabatnya ini mampu membuatkan busana terbaik untuk konser-nya yang akan datang.

            Hal ini tak mudah karena Sam masih menyimpan trauma masa lalu, dimana dia merasa ditinggalkan saat Mother Mary mencapai sukses. Padahal keduanya dulu sempat bekerjasama dan membangun karir bersama. Sam akhirnya menutup pintu buat mantan sahabatnya tersebut. Mother Mary yang merasa semakin tertekan, berusaha membuka hati San untuk bisa membuatkan busana dalam waktu yang cukup sinkat. Mother Mary tak punya pilihan, karena menurutnya hanya Sam yang cukup mengerti segala sesuatu tentang dirinya. Dialog keduanya menghasilkan berbagai peristiwa psikologis, yang akhirnya menggiring untuk menyatukan dua kubu yang berseteru untuk bisa menghasilkan karya bersama lagi.

            Kekuatan film ini ada pada dialog, dengan latar belakang kisah yang cukup kuat. Walau hanya didominasi oleh 2 tokoh (Mother Mary dan Sam Anselm), tapi justru kedalaman dialog dari kedua tokoh ini yang menggiring cerita di film ini. Tak hanya mampu membuat penasaran, tapi juga bisa menghadirkan nuansa kecemasan psikologis. Film “Mother Mary” ini tak bisa disaksikan sambil lalu, karena dialog-dialog penuh kiasan yang menjadi pengarah unutk alur cerita di film ini. David Lowery tak hanya mampu menampilkan dialog-dialog psikologis yang dalam, tapi juga dengan dukungan sudut pengambilan gambar yang pas dan detail dari sosok 2 tokoh diatas. Pengambilan gambar-gambar bernuansa metafora yang menarik, justru dijadikan sebagai atmosfir untuk mendapatkan kedalaman cerita yang disajikan.

            Perpaduan akting Anne Hathaway yang memerankan sosok penyanyi top dengan luka psikologis, dengan sosok Michaela Coel yang tegas dan mengambarkan trauma masa lalu yang dalam, menjadi kunci penting di film ini. Sosok yang penuh masalah psikis, yang sepertinya belum pernah ditemui di film-film yang pernah dilakoni oleh Anne Hathaway sebelumnya. Sebuah film dengan genre thriller psikologis yang mengambil latar belakang tak biasa ini, semakin menarik dengan penampilan visual yang tak kalah epik. (sTr)

 


Mother Mary

Jenis Film        : Thriller Psikologis

Sutradara         : David Lowery

Penulis             : David Lowery

Produser          : Toby Halbrooks, Jeanie Igoe, James M. Johnston, David Lowery, Jonas Katzenstein, Maximilian Leo, Jonathan Saubach

Casts               : Anne Hathaway, Michaela Coel, Hunter Schafer, FKA Twigs, Atheena Frizzell, Kaia Gerber, Jessica Brown Findlay, Isaura Barbé-Brown, Sian Clifford, Alba Baptista.

Produksi          : Homebird Productions, Augenschein Filmproduktion

Distribusi         : A24

STLS               : 17 Tahun

Durasi              : 112 Menit

Jadwal Tayang: 24 April 2026

Diberdayakan oleh Blogger.