Rayakan Ultah, Inggit A Wulan Langsung Lepas EP “Memoar”
| Inggit A Wulan (istimewa) |
Jakarta, DJC – Di pentas musik nasional nama Inggit A
Wulan termasuk pendatang baru, akan tetapi solois asal Jakarta ini terhitung
cukup produktif. Pada 25 April 2026 kemarin, musisi yang biasa di panggil Inggit
ini menggelar perayaan ulang tahunya yang ke-38, yang bertempat di sebuah hotel
yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan. Tak hanya menggelar acara ultah
yang mengundang pihak keluarga, sahabat dan awak media, Inggit juga sekaligus memperkenalkan
EP terbarnya bertajuk “Memoar” setelah
sebelumnya telah melepas beberapa single.
EP “Memoar” ini berisi 4 track, yang menampilkan karakter musik dan
pilihan lirik yang tematik dan saling berkaitan.
Perilisan EP ini memang sengaja di barengi
dengan perayaan ulang tahunnya, karena menurut sang penyanyi, seperti titel-nya
“Memoar” EP ini berusaha merangkum
proses perjalanan untuk lebih mengenal diri sendiri. “EP ini seperti langkah
baru bagi saya, karena untuk pertama kalinya saya bisa bercerita secara utuh,
bukan hanya lewat satu lagu, tapi melalui satu rangkaian cerita. Dimana setiap
lagu di EP ini bisa saling berkaitan walau dengan tema yang berbeda. Ini bukan
hanya kumpulan lagu, tapi perjalanan untuk memahami diri sendiri dan menemukan
arah untuk pulang.” Ungkap Inggit menjelaskan pada awak media yang hadir.
| Inggit, Vian Uone, Dedi Hamid, dan Virman Agus Wibowo |
Hal baru di rilisan Inggit kali ini,
Inggit mencoba mengeksplorasi karakter musik Slow Rock Indonesia era 90-an. Kebetulan
pula, Inggit bersama team kreatifnya, yaitu Vian Uone, Dedi Hamid, dan Virman
Agus Wibowo, sangat mengidolakan sosok almarhum Nike Ardilla, yang banyak
mengilhami karakter musik di EP ini. EP ini menampilkan 4 lagu yang antara
lain; ‘Cinta Bertahanlah’, ‘Serupa Embun’,
‘Teman Sejati’, dan ‘Kesepian’. Menariknya,
lagu “Serupa Embun’ yang menjadi focus track di album ini adalah karya
dari Inggit sendiri.
Lebih lanjut Inggit menambahkan, “Akhirya
saya mempunyai keberanian untuk menulis lagu. ‘Serupa Embun’ adalah lagu pertama yang saya tulis, dan sedikit
bernuansa religi dari sisi lirik. Makna dari lirik lagu ini memiliki peesan
yang sederhana, tapi sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, yaitu tentang
belajar rendah hati dan bersyukur. Dimana ‘Serupa
Embun’ dipilih menjadi jantung untuk EP saya ini.”
EP ini diharapkan menjadi next step bagi perjalan karir Inggit di
industri musik. Setiap lagu hadir dengan lirik yang jujur dan emosional, dan
lahir dari latar belakang cerita yang kuat. Mulai dari keresahan terhadap isu
sosial seperti kekerasan dan bullying, penghormatan untuk sahabat yang telah
tiada, hingga refleksi tentang kehampaan di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Sebuah
karakater yang terus akan dikembangkan di perjalan musical seorang Inggit A
Wulan. (sTr)
Post a Comment