D’MASIV Menjadi Indie Lewat “On Our Own”

D’MASIV (istimewa)

 

Jakarta, DJC -  Band asal Cileduk, Tanggerang ini, memiliki langkah karir bermusik yang istimewa. Dari jawara di berbagai festival band hingga akhirnya sukses menembus mayor label sekelas Musica Studio’s. Belum lagi banyak hits fenomenal yang sukses dihasilkan oleh band ini. Tapi perjalanan D’MASIV sebagai salah satu band yang cukup diperhitungkan di kancah industri musik tanah air terus berlanjut. Band berawak Rian (vokal), Kiki (gitar), Rama (gitar), Rai (bas) dan Why (dram) ini akhirnya cukup berani menuju era baru. Setelah 2 dekade lamanya bergabung dengan label diatas, kini D’MASIV melangkah dengan jalur independent melalui MSV Records. Mereka langsung memulai dengan perilisan single terbaru bertajuk ‘On Our Own’ untuk menuju full album yang akan mereka rilis dalam waktu dekat.

            Saat menjadi indie, berbagai perubahan terjadi pada band ini. Mulai dari logo hingga karakter musik yang mereka sajikan. Lagu ‘On Our Own’ yang menjadi pembuka perjalanan musikal mereka selanjutnya, hadir dengan karakter aransemen yang semakin berani dan berkembang. Melibatkan sosok Ryan Benyo, produser muda Amerika yang sudah bekerja sama dengan nama-nama besar di industri musik dunia. Sosok ini merupakan bagian dari A&R Worldwide, perusahaan international artist discovery and development legendaris yang berbasis di Los Angeles. Sebuah perusahaan yang berhasil mengorbitkan nama-nama besar seperti Adele, Coldplay hingga Katy Perry. Tentu saja perilisan single baru mereka ini menjadi bagian dari ambisi global dari D’MASIV.

            Melalui siaran per-nya, Rian mengungkapkan, “Lagu terbaru kami, ‘On Our Own’ adalah sebuah refleksi jujur tentang dunia yang terasa semakin bising dan penuh kepura-puraan. Lagu ini menggambarkan perjalanan manusia sejak lahir ke dunia dengan tangisan lalu tumbuh di kenyataan kehidupan yang keras dan tak mudah, tapi pasti kita bisa menghadapi semua itu dengan kebersamaan,”

            Saat ditanyakan tentang keterlibatan Ryan Benyo, lebih lanjut Rian mengungkapkan, “Kenapa tidak? Ryan Benyo memiliki jejak sukses yang patut untuk menjadi pertimbangan penting. Dia tercata pernah memproduseri beberapa nama besar seperti, Parachute, Sheppard dan Lisa Loeb. Hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi kami dan pastinya saat bekerjasama dengannya prosesnya akan seru,”

            Perilisan debut single secara independent ini, disertai juga dengan perilisan Music Video (MV). Untuk itu D’MASIV melibatkan nama Dmaz Brodjonegoro sebagai sutradara. Sosok yang selama ini memang menjadi kolaborator artistic andalan mereka,

“Kami kini mempekerjakannya sebagai creative director yang menjaga segala hal seputar imej dan visual, hingga untuk desain merchandise. Untuk single terbaru ini memang harus Dmaz yang menyutradarainya karena ia bisa memvisualisasikan keinginan kami dan menjaga benang merah D’MASIV. Kami membebaskannya untuk membuat konsep se-absurd dan seliar mungkin serta mengeksplor apa yang ada di pikirannya.” Tutup Rian (sTr)

 

Diberdayakan oleh Blogger.