Pee Wee Gaskins & Boniex Berkolaborasi Serukan Broken Home di '(R)u(N)tuh'

Pee Wee Gaskins & Boniex (istimewa)

 

Jakarta, DJC – Dengan bermusik kita bisa menyuarakan banyak hal, termasuk berbagai masalah di rumah yang menyebabkan seseorang broken home. Seperti saat Pee Wee Gaskins (PWG) melepas single terbarunya bertajuk '(R)u(N)tuh' dimana band asal Jakarta ini berkolaborasi dengan Boniex (for Revenge). Masih menampilkan musik pop-punk enerjik, lagu ini angkat realitas keluarga yang dari luar tampak utuh, tetapi perlahan runtuh di dalam, lagu ini menjadi ruang bagi cerita-cerita tentang luka yang dipendam, ketegangan yang disembunyikan, serta anak-anak yang tumbuh tanpa rasa aman di rumahnya sendiri. Berangkat dari kampanye yang digagas Dochi untuk mengumpulkan testimoni dari mereka yang pernah mengalami situasi broken home. Melalui respons dan wawancara singkat di Threads, beragam cerita tersebut kemudian disaring menjadi fondasi emosi dalam lirik lagu '(R)u(N)tuh'.

            Proses kolabrorasi keduanya ini berlangsung secara organik. Dalam proyek ini, Boniex tak hanya membantu menemukan notasi dari lirik yang telah ditulis Dochi, akan tetapi karakter vokal Boniex dinilai tepat untuk menyampaikan emosi '(R)u(N)tuh)'. Kehadiran Boniex juga mempertemukan warna vokalnya dengan Sansan, tanpa menghilangkan benang merah khas PWG dalam aransemen dan identitas soniknya.

            Mengenai materi lirik di single ini, Dochi mengungkapkan, Pop-punk enggak selamanya harus ceria. Lewat lagu ini, kami ingin membawa cerita yang berat dengan cara yang tetap jujur dan dekat dengan pendengar. Karena kadang kita terlalu sibuk mempertahankan bentuk sebuah keluarga sampai lupa bahwa yang sebenarnya dibutuhkan adalah rasa aman dan bahagia di dalamnya. Bertahan enggak selalu berarti semuanya akan menjadi lebih baik. Ada kalanya menerima dan melepaskan justru menjadi pilihan terbaik untuk semua orang."

Lewat lagu ‘(R)u(N)tuh)' mereka tak hanya ceritakan tentang kehilangan. Lagu ini juga menjadi ajakan untuk menerima, berdamai, dan memulai lagi. Jika seseorang mendengarkannya sendirian lalu merasa tidak sendirian dalam pengalamannya, PWG dan Boniex berharap lagu ini bisa menemukan maknanya. (sTr)

 

Diberdayakan oleh Blogger.