Rilis ‘Dance Dance Dance!’ Barry Can’t Swim Terinspirasi Era Keemasan French Touch
![]() |
| Barry Can’t Swim (istimewa) |
Diperjalanan karir bermusiknya, Barry
Can’t Swim
telah memantapkan posisinya sebagai salah satu sosok penting di skena musik elektronik, dengan tiket yang
terjual habis
di berbagai headline show-nya di
seluruh dunia sekaligus tampil memukau di festival-festival internasional
besar. Tahun lalu, ia menjadi headliner
sekaligus kurator All Points East di London, menghadirkan edisi bersejarah yang
langsung dianggap sebagai salah satu hari paling ikonik dalam sejarah festival
tersebut. Awal tahun ini, produser dan DJ ini telah menyumbangkan rilisan pertamanya
dalam lima tahun terakhir untuk seri ‘Late Night Tales’ yang bergengsi,
sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-25 seri tersebut. Selain rilisannya
sendiri, termasuk album debut tahun 2023 yang masuk nominasi Mercury
Prize, ‘When Will We Land?’,
ia juga dikenal sebagai kurator terkemuka di dunia musik elektronik lewat
labelnya, Earth’s Only Paradise - mengangkat nama-nama baru seperti
O’Flynn, SHEE, dan Sam Alfred - sekaligus menjadi kurator untuk Warehouse
Project di Manchester.
Dengan dirilisnya single
terbarunya tersebut, semakin memantapkan namanya di industri musik
elektronik dunia. Barry Can’t Swim juga
telah mempersipakan rangkaian pertujukan di berbagai wilayah, sebagai promosi
untuk rilisan terbarunya tersebut. Bahkan kabarnya Barry
Can’t Swim juga telah mempersiapkan
beberapa single lagi beberapa waktu
ke depan bersama Atlantic Records.(sTr)

Post a Comment